Perjalanandari Kuala Lumpur ke Melaka. Karena jarak KL ke Melaka jauh, setidaknya 2 jam naik bus, jam 07.30 kami sudah mulai jalan. Niatnya sih lebih pagi lagi supaya sampai Melaka gak terlalu siang. Apa dikata jam 6 pagi di KL baru adzan Shubuh, haha. Bus ke Melaka ditempuh dari terminal Bersepadu Selatan. Jadi tidak melalui KL Sentral lagi.
Sebenarnyapostingan ini udah basi banget di timeline google tentang gimana caranya untuk sampai di Melaka tapi aku mau kasih dua versi caranya untuk sampai di Melaka yaitu dari Bandara KLIA2 dan dari pusat kuala lumpur dan aku juga akan membahas cara membeli tiket di Melaka Sentral untuk menuju Kuala Lumpur.
DariMelaka Sentral ke Kota A'Famosa korang boleh gunakan bas nombor 17 (nanti korang tanya balik la ye orang kat Melaka sentral sebab saya ingat-ingat lupa). hehehe. Tapi masa saya sampai, orang sangat lah ramai.
Malakahanya berjarak sekitar 2,5 jam dari Kuala Lumpur International Aiport 1 atau 2. Malahan, sebagian review travelblog bilang hanya berjarak 2 jam perjalanan saja menuju Kuala Lumpur City. Artinya, memasukkan Malaka kedalam list tempat wisata yang mau kamu kunjungi, sudah tepat. Jika kamu mendarat di KLIA 1/2 , kamu tidak perlu harus ke KL
. Step 4. Purchase your ticket. If you purchased your bus ticket online, you will still most likely have to collect your bus boarding pass. At the terminal, they have specific counters to convert your online ticket to an official boarding pass. T If you havenāt purchased a ticket online, look for the bus company you want to travel with and purchase one to Melaka. The cheapest bus to Melaka from Kuala Lumpur is 10 RM approximately $ USD, whereas the average ticket price ranges from 13-15 RM. Step 5. Walk to your designated boarding gate as your bus will pick up passengers from there. Once you have your ticket, follow the signage to your boarding gate. TBS is set up sort of like an airport, therefore itās easy to navigate. Step 6. Enjoy the ride! The bus ride from Kuala Lumpur to Melaka should take anywhere from 2 hours to 2 hours and 40 minutes. If traffic is light, expect it to take around 2 hours. Step 7. Arrive at Melaka Sentral, the main bus terminal in the town. Most buses going from Kuala Lumpur to Melaka terminate at Melaka Sentral. Make sure that this is where you want to get off. Step 8. Start sightseeing! Most tourists that visit Melaka want to go to Jonker Walk ā which is right in the middle of Melakaās famous tourist area. If you also want to get to Jonker Walk then either take a taxi or the public bus from Melaka Sentral. We recommend taking the public bus which conveniently drops tourists off at Dutch Square 100 meters from Jonker Walk. Bus 17 from Melaka Sentral will drop you off here at Dutch Square Where did we stay in Melaka? When we were searching online for our room in Melaka we had one main priority to be close to Jonker Walk. We didnāt want to stay right on Jonker Walk because of the crowds, but still close enough to access the action. Eventually, we decided to stay at Kawan Kawan Guesthouse. Kawan Kawan turned out to be a nice budget choice. The staff was friendly and it was conveniently located on a much quieter street than Jonker. It took us 4-5 minutes to walk to Jonker and Dutch Square. It could get a bit loud at night because the walls separating some of the rooms were a bit thin. At the time of writing it had a score of based on 225 verified guest reviews. I consider this to be an accurate representation of this property. How to find the best-priced rooms in Melaka Malacca? Once you get off the bus in the tourist area of Melaka then proceed to your hotel to drop off your luggage. Melaka has a broad range of boutique hotels around Jonker Walk and we strongly recommend staying in this area. Melaka can get super busy during weekends with many tourists visiting from KL and also from Singapore, so you are best to book well in advance. To find the cheapest rooms in your preferred location, use the worldās best price comparison site. This will quickly compare the prices from the best accommodation providers, guaranteeing you the best available price. Many of our other readers stick with the same booking site for rewards and superior cancellation policies. Most commonly, they choose or for rooms in Malaysia. To save you some time in searching, here are some of the top hotels in Melacca Top Rated Properties in Melaka Malacca based on Verified Guest Reviews Important Mobile Users must swipe from left to right to see entire table. Criteria Properties rated based on overallā review scores from each respective websiteās verified guests. Minimum of 50 verified guest reviews required to be considered eligible for comparison. All star ratings and verified guest review scores are tallied at the time of writing, and therefore, are subject to change. You may also use the Search Box below to compare hotel prices We hope that this information will make your trip from Kuala Lumpur to Melaka much more convenient. If you found this post helpful, please share on your favorite social media platform to help other travelers on thier trip to Melaka. Keep on chasing places!
Usai upload foto di IG story, saya langsung di DM teman minta itinerary wisata Kuala Lumpur dan Melaka 4D3N. Untuk membantu teman-teman, saya lengkapi, deh, dengan petunjuk transportasinya. Daftar destinasi atau itinerary itu penting banget, meskipun kita sedang bepergian mandiri tanpa menggunakan jasa travel agent. Gak usah terlalu resmi, yang penting punya oret-oretan. Fungsinya biar pikiran gak ruwet mikir perjalanan berikutnya yang biasanya justru merusak susunan acara. Kepergian saya ke Kuala Lumpur kemarin sebenarnya bersama rombongan. Saking banyaknya orang, jadilah kami terbelah. Ada yang pergi ke Genting, ada yang milih keliling Kuala Lumpur aja. menara-klcc Dan saya memilih opsi terakhir. Berduaan saja sama Mbak Eda. Karena orang banyak dan maunya banyak, diskusi tentang itinerary ini sempat alot. Bahkan Colmar Tropicale dan Ipoh pun sempat disebut-sebut. Pergi 4 hari tapi pengennya semua didatangi, haha. Jadwal kepergian kami dari hari Kamis sampai Minggu. Rencana awal, sesampai di bandara KLIA 1, langsung lanjut ke Melaka. Tapi karena pasar malam di Jonker Walk bukanya hari Sabtu dan Minggu, itinerarynya diubah. Ke Kuala Lumpur dulu, baru besoknya ke Melaka. Day 1 Itinerary dan Transportasi Surabaya ke Kuala Lumpur Jadwal boarding pesawat dari terminal Juanda 2 kami jam tiba di KLIA 1 jam waktu setempat. Lanjut sholat dulu dan beli SIM Card harga 20RM buat 7 hari lalu beli tiket bus menuju ke terminal KL Sentral. Di KL Sentral kami makan sore di KFC lantai 5 Mall Nu Sentral. Alasan kenapa milih di KFC, saya buatkan artikel terpisah aja, ya, hehe Selesai makan lanjut naik Monorail ke Bukit Bintang untuk naruh tas di MOV hotel. Jam makan malam di Roti John Titiwangsa, di Jalan Datuk Keramat dengan grab 11RM. Pulang makan, kami turun di Pavilion, lalu main-main di sekitaran Fahrenheit dan McD Bukit Bintang. Pokoknya sepanjang jalan itu gemerlap. Toko-toko mahal bertaburan di sana. Suasananya 11-12 dengan Orchad Road Day 2 Keliling Kuala Lumpur dengan Transportasi Umum Hari ke 2 banyak sekali destinasi yang ingin saya capai, salah satunya adalah Batu Caves. Jam saya sudah jalan ke Stasiun Air Asia Bukit Bintang menuju ke KL Sentral untuk naik KTM Komuter ke Batu Caves. Lumayan lama di kereta, ada 8 stasiun yang harus kami lalui. Batu Caves adalah kereta tujuan terakhir. Jam Dari Batu Caves ke KL Sentral lalu makan siang di sana. Pilihannya gak seberapa banyak, tapi teman saya sudah kelaparan rasa mau semaput. Ya udahlah ke The Treats aja beli Nasi Lemak harga 15,5 RM. Termasuk mahal, sih. Tau begitu mending makan di dalam Mallnya. Jam lanjut jalan lagi ke Pasar Seni dengan LRT jurusan Gombak. Maunya naik GoKL biar gratis, tapi jalan ke haltenya jauh. Lagipula cuaca sedang sengat-sengatnya. Jam Kami sudah tiba di Central Market. Central Market merupakan pasar modern yang berupa bangunan tua namun masih terawat. Di sampingnya terdapat Pasar Seni dengan jualan aneka kaos, baju, dan jajanan. Suka banget dengan bangunannya. Walaupun pasar tapi suhunya tidak terlalu sumuk. Jam kami menuju Bangunan Sultan Abdul Samad yang jaraknya sekitar 300 meter dengan jalan kaki. Tujuan saya sebenarnya ke dataran merdeka, tapi karena tertarik dengan bangunan Sultan Abdul Samad, ya udah kami jalan sesukanya kaki aja, hehe. Walaupun jaraknya ratusan meter, kami puas keliling ke Masjid Jameek dan Dataran Merdeka. Ketika itu Dataran Merdeka sedang renovasi, jadi saya hanya puas aja lihat dari kejauhan. Pengen mendekat ke sana, kaki sudah males jalan. Jam tujuan selanjutnya ke Suria KLCC. Naik LRT dari stasiun Masjid Jameek harga 1,9RM. Selain foto di Twin Towers, teman saya juga pengin ngeMall. Ngecek harga tas apa gitu. Yang ternyata harganya lebih mahal daripada di Surabaya. Menara Twin Towers sore itu sangat rame. Untuk foto saja susahnya minta ampun. Belum lagi gangguan tukang foto keliling dan orang-orang yang menawarkan persewaan lensa kamera. Jam Pulang ke hotel naruh belanjaan dulu. Dari KLCC ke hotel naik GoKL gratis. Jam Menuju Jalan Petailing atau kawasan China Town untuk makan malam. Ikan Panggang Portugis Istimewa adalah pilihan kami. Kebetulan kali ini kami makan berempat. Teman yang dari Genting sudah balik hotel. Jam pulang ke hotel naik GoKL gratisan turun Bukit Bintang, pas di depan jalan hotel. Day 3 Perjalanan dari Kuala Lumpur ke Melaka Karena jarak KL ke Melaka jauh, setidaknya 2 jam naik bus, jam kami sudah mulai jalan. Niatnya sih lebih pagi lagi supaya sampai Melaka gak terlalu siang. Apa dikata jam 6 pagi di KL baru adzan Shubuh, haha. Bus ke Melaka ditempuh dari terminal Bersepadu Selatan. Jadi tidak melalui KL Sentral lagi. Dan saya bingung, naiknya dari mana. Ketika ngecek google maps, kami disarankan untuk naik Monorel dari Bukit Bintang ke KL Sentral turun di stasiun Hang Tuah. Dari Hang Tuah lanjut dengan LRT ke Stasiun Bandar Tasik Selatan harga 3,2RM. Karena ribet, belum lagi harus jalan tarik-tarik koper ke stasiun monorel, akhirnya kami mengambil opsi naik grab dari hotel ke stasiun Hang Tuah dengan biaya 4RM. dibagi 2 per orang kena 2RM. Toh, jatuhnya sama dengan naik monorail, hehe. Baru deh lanjut naik LRT. Hemat tenaga, sama biaya š Tiba di terminal Bersepadu Selatan jam Harga tiketnya 11,4RM. Sayangnya kami harus menanti bus ke Melaka dengan jadwal keberangkatan 11 siang. Sisa waktu itu kami manfaatkan dengan sarapan nasi bungkus yang tadi saya beli di Hang Tuah harga 2,5RM. Jam kami sudah tiba di Melaka Sentral. Karena hotel kami berada di Jonker Walk, capaian selanjutnya adalah naik bus jurusan Ujong Pasir turun di Bangunan Merah. Bus ini berada di platform 17 terminal domestik Melaka Sentral. Butuh waktu sekitar 20 menit kami menunggu kedatangan bus. Begitu bus tiba, kami antre satu persatu naik ke dalam bus. Setiap naik kami langsung bayar karcis kepada sopir. Giliran saya, saya menyebut dua, karena saya 2 orang. Lalu Pak Sopir menyerahkan 2 lembar karcis dengan nominal tertera 2RM. Di sekitarnya terdapat karcis dengan nominal berbeda, ada yang 1,3RM, 1,5RM, 2RM hingga 2,5RM. Saya gak tau perbedaan harga tersebut dilihat dari apanya. Saya perhatikan beberapa bule memegang karcis 1,3RM dan 1,5RM. Lucunya, ketika di Bangunan Merah, semua orang se-bus turun semua, haha.. Suasana bangunan merah siang itu sangat rame. Spot ini terdapat Gereja Merah dan gedung Stadthuys yang ikonik di Melaka. Akan tetapi saya menahan diri untuk tidak mampir-mampir dulu. Tujuan utama kami check in hotel dulu. Jam leyeh-leyeh sebentar di hotel Jonker Inn sambil menunggu matahari sedikit mencair. Jam kami mulai jalan menikmati Jonker Walk. Kawasan Pecinan satu ini unik. Di sekitarnya terdapat kuil, kelenteng, masjid, dan juga gereja. Betapa jaman dahulu kawasan ini terasa keragamannya. Saya sempat menyambangi Masjid Kampung Kling, Kuil Cheng Hoon Teng yang berada di Jalan Tokong. Saya suka kawasan di Melaka ini. Bangunan-bangunan tua dan reruntuhan bangunan bekas peninggalan Portugis masih dirawat dengan baik. Ada reruntuhan gereja St. Paulās, benteng Afamosa, Christ Church, Museum Maritim, Melaka River Cruise dan lain sebagainya. Semua bisa kita lalui asal kuat kaki, hehe. Sabtu malam terdapat pasar malam di sepanjang Jonker Walk. Kawasan ini sangat cocok bagi pengunjung yang suka belanja dan jajan. Day 4 Perjalanan dari Melaka menuju KLIA Semalam kaki njarem, petualangan menjelajahi Melaka kami lanjutkan keesokan harinya. Shubuh jam 6 kami sudah cantik, tapi baru mulai jalan jam 7 pagi. Langit masih gelap dan jalanan masih sepi. Sengaja kami jalan pagi demi mendapatkan suasana sekitar Stadthuys sepi orang. Kami bebas melintasi tepian sungai Melaka yang indah di pagi hari. Jam kami siap menuju Melaka Sentral untuk naik bus ke bandara. Inginnya saya naik bus lagi ke Melaka Sentral, apatah informasi google map mengharuskan kami jalan kaki sepanjang 1,5 km ke Melaka Medical Centre, tempat perhentian bus. Supaya irit jalan, kami mengambil ops naik grab ke Melaka Sentral bayar 8RM bagi 2 per orang kena 4RM Jam bus kami menuju KLIA datang, tiba di KLIA jam Harga tiket busnya 24,6RM dan sudah kami beli sehari sebelumnya. Soalnya kalau beli on the spot takut kehabisan jadwal. Apalagi kami harus ngejar pesawat. Begitulah Itinerary Wisata Kuala Lumpur dan Malaka 4D3N dan petunjuk transportasi yang bisa saya berikan. Semoga dalam waktu dekat saya akan posting budget pengeluarannya, ya. Salam dari Mama Minta Piknik š
cara ke melaka dari kuala lumpur